Laman

Rabu, 01 September 2010

SMS-SMS YANG KU TERIMA



Sengaja ku menulis di sini, kiriman sms yang datang dari para karib kerabat dan orang-orang terdekat. Ku mengikuti gaya tulisan Prof. Eko Budiharjo dalam GAYENG SEMARANG, kalau tidak sms hari raya 'Idul Fitri. Ku juga mengikuti tulisan Pak Kusyardi, kolegaku di SMP 2 Wonokerto yang menuliskan kiriman sms puasa di blog-nya.
Tidak banyak sms-sms yang ku terima, namun demi mengurangi memori hp-ku yang mulai penuh menyimpan sms-sms itu, sedangkan untuk menghapusnya eman-eman, maka ku putuskan untuk menyimpannya di blog dan akun facebook-ku. Masalah Panjenengan hendak membacanya atau tidak, hal itu terserah Panjenengan. Namun kalau ku boleh berharap, semoga ada sms yang dapat sedikit menjadi ibroh atau motivasi bagi Panjenengan.
Sms-sms itu:
  • Cinta bagaikan pohon suci anugerah Ilahi yang bersemi, berdaun ketulusan, berbunga kasih sayang, kesetiaan cinta tak mengenal rupa ataupun harta. Cinta hanya mengenal kata tulus dan setia. (dari Jantung hatiku, 1 September 2010, 10.45 WIB.)
  • Ya Allah, jika saudaraku yang baik ini sedang tidur, maka jagalah tidurnya. Jika sedang beribadah, terimalah ibadahnya. Jika sedang berdo'a, kabulkanlah do'anya. Jika sedang bekerja, ringankanlah pekerjaannya. Jika sedang usaha, hasilkanlah usahanya. Jika sedang sakit, sembuhkanlah. Jika sedang susah, gembirakanlah. Jika sedang musafir, selamatkanlah. Jika sedang cemas, anugerahilah rasa aman. Jika sedang khilaf, sayangi dan ampuni Ya Rabb. Jika sedang lupa, ingatkanlah dan maafkan, amin... Ya Rabbal 'alamien. Semoga kita bisa menyelesaikan ibadah Ramadhan ini dengan lebih baik lagi. Amin. Istajib du'a ana Ya Mujibassailin.(dari Kang Mustaqim Proto Kedungwuni, 1 September 2010, 04.09 WIB.).
  • Kadang kita minta pada Allah bunga segar, Allah beri kita kaktus berduri. Kita minta Allah binatang mungil, Allah beri kita ulat bulu. Kita sedih, protes, dan kecewa. Betapa tidak adilnya ini. Tapi, lalu.. kaktus itu berbunga indah, ulatpun berubah jadi kupu-kupu cantik. Itulah jalan Allah, indah pada waktunya! Allah tidak beri yang kita harapkan, tapi Allah beri apa yang kita perlukan. Kadang kita sedih, kecewa. Tapi di atas segalanya, Allah sedang merajut yang terbaik untuk kehidupan kita. Allah mengetahui apa yang kita tidak ketahui.. bersabarlah dalam menghadapi segala rintangan dalam hidup ini, Allah tahu yang terbaik untuk kita. (Ela dari Yayan, 19 Mei 2010, 08.55WIB.)

Sabtu, 14 Agustus 2010

PUASA

Puasa mmengajarkan perjuangan untuk meredam hawa nafsu. Puasa itu untuk Allah, Allah menerima puasa kita maka kita mendapatkan pahala. Dengan puasa menjadikan pelaku puasa meningkat derajatnya menjadi muttaqin (orang yang bertakwa).
Satu perkara sederhana memang manakala dengan puasa kita hanya mampu menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa, Namun seringkali kita lupa akan perkara yang seringkali kita lakukan namun justru perkara itu mampu melebur pahala puasa. Untuk menyebut di antaranya: dusta, menggunjing aib orang lain, iri, dengki, riya, sombong, dan berhala-berhala lain.
Semoga saya khususnya dan pembaca umumnya mampu berpuasa tidak hanya sah secara fiqh semata, namun sekaligus mendapat ridhonya. Amin.