![]() |
| Sumber Foto: http://mimithpunyacerita.blogspot.com/2012/04/satu-kata-penuh-makna-s-e-n-y-u-m.html cinta yakin ternyata bertepuk sebelah kaki eh salah ding tangan ding ku yakin dia milik ku ternyata sekarang milik pria lain cantik wajah gadis itu aku suka dia dan dia ternyata sudah ada yang punya bukan berarti mengingat tragedi cinta masa lalu akan hambat laju ku tidak tidak sama sekali hanya dengan belajar sejarah apapun akan menambah imajinasiku dalam arungi alur cinta masa depan baiklah menurut ku inner beauty penting dan ranking 1 namun outter beauty juga penting dan ranking 2 makanya aku tentu saja suka gadis cantik hanya saja patut dicatat adalah ranking 2 belum tentu ada pada calon istri ku dan yang aku ngotot kejar adalah gadis ranking 1 yaitu yang miliki inner beauty insya Allah # tak perlu dibaca jika malas baca he . . he . . # |
Selasa, 11 Desember 2012
1 KATA PER BARIS BUAT CINTA
BELAJAR SURGA
| Sumber Foto: http://fachrie230389.wordpress.com/2010/02/15/ternyata-surga-diciptakan-untuk-orang-yang-berdosa/ |
Aku berjalan semampuku,
terombang-ambing karang bejana,
mencuatkan nafsu jelata.
Aku nelangsakan kecil itu berani-beraninya,
mencuri buah remaja jelita,
di kala kawan sebayanya duduk seksama.
Berjuta surga menyesaki relung jiwa,
bersimbah suka mengguyur nurani,
terhapus kejamnya tipu daya,
menyajikan layunya mawar oleh Sengkuni.
Aku teriak di badai tangis,
menghilangkan sejati kitab suci,
itulah gunanya neraka, melilitkan perut dengan batu iblis.
Bidadari itu menangis saat pangeran terseok-seok, berjibaku derasnya hujan bara, godaan hiburan gincu memabukkan mulut cinta.
# Lurus badan di tikung curam jalan Tuhan, tak kan pernah sirna #
terombang-ambing karang bejana,
mencuatkan nafsu jelata.
Aku nelangsakan kecil itu berani-beraninya,
mencuri buah remaja jelita,
di kala kawan sebayanya duduk seksama.
Berjuta surga menyesaki relung jiwa,
bersimbah suka mengguyur nurani,
terhapus kejamnya tipu daya,
menyajikan layunya mawar oleh Sengkuni.
Aku teriak di badai tangis,
menghilangkan sejati kitab suci,
itulah gunanya neraka, melilitkan perut dengan batu iblis.
Bidadari itu menangis saat pangeran terseok-seok, berjibaku derasnya hujan bara, godaan hiburan gincu memabukkan mulut cinta.
# Lurus badan di tikung curam jalan Tuhan, tak kan pernah sirna #
Langganan:
Postingan (Atom)
