Laman

Selasa, 11 Desember 2012

KAU ITU KAWANKU SAAT INI, BESOK-BESOK? ENTAHLAH

Sumber Foto:
http://evisabila.blogspot.com/2010/11/sebuah-renungan-tentang-sahabat.html


Kau perempuan anggun 
aku suka Kau 
bukan sekadar fisik karena 
Meyda Sefira lebih cantik dari pada Kau 
jangan marah ya 
karena itu realita 
dan aku hanya ingin jujur 
hehe . . 

Tak tahu mengapa aku putuskan 
untuk hanya berkawan 
dengan Kau 
atau meningkat menjadi 
sahabat Kau 
aku belum tahu masalahnya di mana 
apa karena Kau berbeda 
keyakinan denganku? 
golongan Kau berbeda 
denganku? 
atau Kau hanya menganggapku 
kakak Kau? 
kawan Kau? 
senior Kau? 
aku tak mau tanyakan semua itu 
kenapa? 
entahlah 

padahal selama ini 
Kau baik padaku 
menyapaku 
perhatian padaku 
ramah padaku 

saat ini . . . 
Kau dekat dari ragaku 
tapi 
Kau jauh dari cintaku 

namun jelas aku manusia 
yang hanya berencana 
tetap aku tunggu 
takdir Tuhan 

kalau Tuhan menakdirkan kita berjodoh 
ya aku terima 
tanpa tapi 
apapun itu. 

# Tuhan putuskan tentu saja aku terima #

MENDAHULUKAN BAIK VERSI TUHAN

Sumber Foto:
http://pancallok.blogspot.com/2012/07/lebih-baik-jadi-orang-yang-berguna.html


Aku selalu percaya bahwa baik menurutku belum tentu baik menurut Tuhan. Sebaliknya baik menurut Tuhan belum tentu diterima dengan lapang dada olehku. 

Dalam perkara baik yang disuka dan direncanakan umpamanya terkadang harapan untuk berhasil sangatlah kuat dan begitu yakinnya. Tapi ternyata Tuhan berkehendak lain. Gagallah rencana itu dalam seketika. Apa akibatnya? Kembali kepada kekuatan mentalku yang diuji. Wajar jika aku menangis tapi tidak menyebabkanku terpuruk ke dalam keputusasaan. Bangkit jelas pilihan yang tepat bagiku. 

Ada soal lain, jika aku merencanakan agenda baik dan tidak terlalu aku sukai. Terus atau ganti agenda? Aku putuskan untuk meneruskan rencana karena sekali lagi, yang aku tak sukai justru Tuhan sukai. Tawakkal saja dan tak perlu takut gagal dan cari-cari alasan untuk menolak rencana. Apa salahnya diupayakan berhasil. Masalah hasilnya biarlah Tuhan yang memutuskan. Jangan sampai pikiran negatifku menggagalkan rencana baik Tuhan untukku. 

# hehe . . #