Laman

Jumat, 01 Maret 2013

BICARA DI DEPAN MASSA



Sumber Foto:
http://rosodaras.wordpress.com/tag/pidato-bung-karno/
Ada perempuan cantik cerewet disingkat PECANCER menjadikanku terpukau. Bukan karena cerewetnya yang memesona tapi karena kemampuannya bicara di depan massa (public speaking). Wajah cantik PECANCER aku lihat waktu aku 18 tahun saat pelatihan public speaking di kampus yang kini sudah digusur. Umurnya waktu itu 17 tahun. 

PECANCER bicara formal di depan peserta pelatihan tanpa gugup. Sungguh orasi yang menakjubkan dan membuat bibirku semakin menganga. 

PECANCER memberikan solusi kepadaku yang sebelumnya lupa materi bicara saat pelatihan itu. 

PECANCER orasi tentang tips dan trik bicara di depan massa. Menurutnya bicara itu harus percaya diri, siap dengan materi bicara, pegang pojok meja, podium, atau permainkan kabel mic untuk mengalihkan kegugupan, dan anggap saja pendengar dan penonton belum tahu materi yang dibicarakan. 

Pascapelatihan, aku tanya siapa namanya, alamatnya mana, sekolahnya di mana, ikut ekstra kurikulernya apa, dan seterusnya. 

# Memorabilia PECANCER #

MEMILIH NIR MENYEBUT NAMA

Sumber Foto:
http://rumahhangat.wordpress.com/2010/02/21/memilih/


Pilihan selalu ada. Ada pilihan baik dan ada pilihan buruk. 

Ada kalanya tidak mudah menentukan pilihan. Bisa karena asli susah atau dilema dalam memilih. Tapi bisa juga karena mempersulit diri dalam memilih. 
Ada berbagai cara dalam memudahkan pilihan. Jika Gus Mus memilih untuk mendahulukan pilihan ibundanya dibandingkan shalat istikharah atau pilihan ayahandanya maka itulah Gus Mus. 
Jika ada kawan berpendapat shalat istikharah adalah cara terbaik dari menentukan satu yang terbaik di antara pilihan terbaik yang tersedia maka memilih shalat itu pasti baik dilakukan. 
Atau jika cukup ngrenteking manteping ati dalam memilih maka itu baik dan mudah. 
Pada akhirnya, setiap pilihan ada konsekwensinya. Apapun konsekwensinya sepatutnya diterima dengan baik. Jika hasil pilihan tak sesuai harapan ya sabar/disabar-sabarkan. Sebaliknya, jika sesuai harapan maka wajib disyukuri. 

# pilihan selalu menyisakan hasil nyaman atau tak nyaman bagi pemilih #