Laman

Senin, 01 Juli 2013

MALAM & HARI JUM'AT (FIKSI)

Sumber Gambar:http://aksarafirdaus.blogspot.com/2012/12/fadhilah-hari-dan-malam-jumat.html

inyong ingat malam dan hari Jum'at dahulu kala bersamamu. 

waktu di MIS Kauman, Jum'at pagi, inyong dan Kamu bersepeda menyusuri jalan ke pantai Wonokerto, Kisik. Kamu membonceng sepedanya inyong dan bokongmu kesakitan karena boncengannya terbuat dari besi. Di pantai, tak ada yang inyong ingat, standar. 

waktu di MIS Kauman, Jum'at setelah Shubuh, inyong bersamamu berlari-lari dari Kauman menuju rel kereta api Waru Lor terus pulang kembali ke Kauman nonstop, ya nonstop. Wah, capek sekali tapi terasa mengasyikkan karena lari-larinya bersamamu. 

waktu di MAS Simbangkulon, malam Jum'at Kamu mengajak inyong menonton film Jacky Chan, Who am I di Bioskop Atrium belakang Pasaraya Sri Ratu sewaktu bioskop itu belum terbakar. Kamu asyik menikmati film laga itu dan tak memedulikan inyong yang ada di sampingmu. Sungguh kamu terlalu. Tapi tak apalah karena itulah gayamu apa adanya dirimu. 

#malam dan hari Jum'at bersamamu menyajikan cerita sorot balik tak terlupakan#

KAU BEGITU, AKU BEGINI

Sumber Gambar:http://lilis.blog.unissula.ac.id/2012/06/13/perjuangan-cinta-seorang-istri/




Kau begitu, aku begini.
Kau pintar, aku masih belajar.
Kau rajin, aku terus melawan kemalasan.
Kau santun, aku terus belajar santun.
Kau tersenyum, aku balas tersenyum.
Kau perempuan, aku laki-laki (?)
Kau sabar, aku disabar-sabarkan.
Kau tenang, aku kurang tenang.
Kau teliti, aku sering ceroboh.
Kau cantik, aku ya pasti gagal tampan, he he . .
Kau mapan, aku memapankan diri buat tidur.
Kau serius, aku bisa melucu.
Kau kaya, aku kaya dari Hongkong? Belumlah . .
Kau stang bunder, aku genjot langsung alias ngepit.
Kau mancung ke depan, aku mancung ke dalam.
Kau berjilbab, aku sori-sori ya kalau berjilbab, memang aku cowok apaan?
Kau rajin shalat, aku senang sekali Kau shalat.
Kau rajin membaca ayat suci, aku rajin membaca pesbuk.
Kau perempuan salehah, aku sedulurnya Lek Saleh, hahaha . . .
Kau impian laki-laki, aku terus memimpikanmu.
Kau rembulan, aku punduk.
Kau surga dunia, aku susah payah menjadi ahli surga.
Kau menerangi hati, aku cari lilin karena listrik mati.

#Kau oke, aku wuokey#