Laman

Sabtu, 01 Juni 2013

ALASANKU MENDUKUNG FATIN SHIDQIA DI X FACTOR INDONESIA

Fatin Shidqia Lubis
Sumber Foto:
http://www.iskaruji.com/2013/05/fatin-shidqia-lubis-juara-x-factor-indonesia-2013.html

Ada beberapa alasan, yaitu: 
1. Jilbab. 
Perempuan berjilbab itu sudah banyak. Tapi perempuan berjilbab yang menyanyi di ajang pencarian bakat jauh lebih sedikit dibanding yang tidak berjilbab. Setahuku hanya Gita KDI yang berjilbab. 

2. Karakter Suara. 
Penyanyi bersuara indah dengan teknik vokal tinggi yang melebihi Fatin menurut telingaku sangat banyak. Hanya saja menurut juri sekritis Bebi Romeo, karakter suara milik Fatin muncul dalam siklus 100 tahun sekali. Jika itu benar, maka benar-benar karakter langka yang perlu "dilestarikan" bahkan didukung. 

3. Tidak Berambisi Juara. 
Bukan berarti tidak ingin juara. Targetnya realistis. Fatin menjadikan X Factor sebagai "kawah candradimuka" dalam mengembangkan bakat bernyanyinya. Alasan ketiga ini menunjukkan pula sifat dan sikap rendah hatinya dalam mengarungi kompetisi X Factor. Menang ataupun kalah rendah hati tetap dipertahankan. 

# sukses selalu Fatin Shidqia dan teruslah berjilbab #

PAGI ITU

Sumber Foto:
http://knowthetruthaboutislam.blogspot.com/2013/02/24-jam-amalan-nabi-bangun-tidur.html



Pagi itu aku tersadar dari mimpiku

Tersedak dari indahnya suasana

Terasa berat menjalani terbukanya mata

Hidung berair mempersulit nafasku

Aku bergegas ke kamar mandi dan bermain dengan air

Mengguyur seluruh lekuk tubuh bila mimpiku basah

Mewudlukan anggota wudlu bila mimpiku kering

Aku bersin karena dingin menyelimutiku tanpa permisi

Malas tak pernah bosan menggoda

Penuh rayu menipu untuk memperlambat gerakku

Ah ya jangan mau semestinya aku terbujuk rayuan itu

Aku coba kerahkan kemampuanku

Aku keluarkan jurus pamungkasku berupa Kankanso

Sungkan-sungkan dipekso itu kepanjangannya

Bergelut dengan kedinginan suhu dan rayuan malas

Menjadikanku berkali-kali terbiasa menyusuri pagiku

Di kamar mandi telah usai permainan air

Keringkan tubuh lalu bergegas menutupi auratku menuju tempat sembahyang

Matahari belum beranjak dari tidur malamnya

Berharap sembahyang Shubuhku diterima oleh Tuhanku

Setelah itu aku pakai baju kerjaku dan bergegas sarapan kesukaanku

#Sego Megono Sambal Mendoan menu kesayanganku#