Laman

Minggu, 01 September 2013

PUASAKAH? MARI KITA LIHAT!




Puasa bolong-bolong 
dulu waktu kecil. 
Sekarang? 
Semoga tidak bolong lagi 
tahan lapar itu biasa 
tahan haus juga biasa 
yang susah itu tahan nafsu 
di televisi, di depan mata, di internet, dan di mana-mana ada aurat yang entah disengaja atau ingin dipuja diperlihatkan kepada publik, baik dibuka atau dibungkus busana laminating. 
Nyatanya seperti itu kok minta dapat pahala puasa. Entahlah itu urusan Tuhan. 




Mengobrolkan keburukan orang
di rumah, di tempat kerja, di kampus, dan di mana-mana. 
Terbukalah semuanya walaupun berdalih, "Lah, itukan fakta." 
Nyatanya seperti itu kok minta dapat pahala puasa. Entahlah itu urusan Tuhan. 

hahaha... Setan pun tidak hanya tertawa karena mereka berjingkrak pula. 
Silakan orang Islam yang mengakunya beriman teruslah berpuasa tapi jangan harap pahala akan mudah didapat. 
Begitu usaha musuh orang Islam, setan laknatuLlah. 

#katanya setan dipenjara tapi nyatanya pahala puasa dibatalkannya#

DITULUNG MALAH MENTUNG


Sumber Gambar:
http://www.mencintaisederhana.com/2013/01/mencintainya-tanpa-syarat.html
Ahmad menolong Bendot lalu Ahmad tidak mengharapkan Bendot membalas kebaikan Ahmad. Ini ikhlash. Andai pun Bendot malah melakukan keburukan kepada Ahmad dan Ahmad bersabar atas tindakan buruk Bendot, inipun ikhlash bagi Ahmad.

Bagi Ahmad, pitutur ditulung malah mentung merupakan gambaran perilaku buruk seseorang saja seperti yang ditunjukkan Bendot. Namun Ahmad tidak menggunakan pitutur tersebut atas kebaikan yang dilakukan nya untuk Bendot. Ahmad tidak peduli perilaku buruk padanya, yang dia mau hanya berbuat baik saja dan selanjutnya biarkan yang mendapat kebaikan itu yang mengingatnya. Itu pun kalau masih ingat, kalau mentung, ya bersabar dan didoakan agar sadar.

Apa ada di zaman sekarang seperti itu? inyong kira ada tapi jarang. Walaupun tentu sangat mulia manakala berbuat baik justru kepada orang yang telah berbuat buruk kepada kita. Itu luar biasa dan itulah yang dicontohkan Sayyiduna wa Nabiyyuna Muhammad SAW.

inyong dewe si durung biso Lur, kwkwk . . mung yo tetep ra usaha ben biso koyo kui.

# ha'ah ra, he he . . #