Laman

Kamis, 07 Juni 2012

CERIA

Sumber Foto:
http://www.berbagiidesegar.com/berbagi-sebelum-berbagi/wajah-ceria-adik-adik-panti-asuhan-putri-kalasan/
























Selalu ceria saat dia sebenarnya sakit. 

Ya, dia berhasil mengelabui orang sekitar dari keadaan yang sebenarnya. 

Dia bukan tokoh watak sandiwara. Dia hanya orang biasa. 

Dia merasa kebahagiaan harus dibagikan ke semua orang walaupun kebahagiaan berupa tampilan ceria, walaupun sebenarnya sedang menahan derita. 

Kalaupun dia menampakkan kesusahan, dia batasi hanya untuk keluarganya. 

Luar biasa "manipulasi" tampilan itu telah mengecoh banyak orang selama bertahun-tahun. 

Adakah salah pilihannya? Tidak menurutnya. Tanggapan orang dia tak peduli karena itulah pilihannya apapun penilaian orang. Toh selama ini tak ada masalah soal pilihannya itu. 

Prinsip yang semata-mata ingin orang lain melihatnya ceria walaupun di dalamnya derita. 

Tidak ada niat untuk membohongi orang lain tapi hanya ingin orang lain melihatnya bahagia walaupun sebenarnya menderita. 

#luar biasa, bahagia di balik derita#

KELULUSAN


Sumber Foto:
http://www.bedanews.com/smkn-1-garut-berhasil-lulus-100-persen

Peserta didik lulus semua bergembira.
Peserta didik tidak lulus semua sedih.
Coret-coret baju, karena aku belum pernah, apakah menggembirakan pelakunya?
Barangkali menyenangkan kalau dilihat-lihat olehku.
Sebagian remaja akan mengikuti tren yang ada.
Tapi sebagian lagi lebih memilih untuk mengikuti prinsipnya dengan tidak mencoret-coret baju.
Namun sebenarnya tren itu bisa diatur oleh pihak sekolah.
Tren ala sekolah yang pernah aku lihat di tivi adalah mencebur bersama di laut dan siram-siraman di laut.
Tren religius juga ada dan di tivi banyak sekolah yang melakukan itu yaitu sujud syukur bersama.
Ada pula yang memakai pakaian tradisional saat hari pengumuman kelulusan.
Namun nampaknya coret-coret baju dan konvoi motor masih dipilih sebagian “besar” peserta didik yang lulus.
Menurutku tidak ada yang bisa melarang.
Yang bisa dilakukan adalah polisi tetap menjaga ketertiban lalu lintas saat mereka berkonvoi.
Kalau luka parah bahkan tewas karena kecelakaan lalu lintas saat konvoi, ya tanggung sendiri risikonya.

#eforia kelulusan yang dahsyat dan tidak mengganggu ketertiban adalah tetap dengan sujud syukur#